Langsung ke konten utama

SING STREET (2016)

Dir: John Carney
Cast: Ferdia Walsh-Peelo, Lucy Boynton, Aidan Gillen, Maria Doyle Kennedy, Jack Reynor
Genre: Drama Musical
Production: FilmNation Entertainment, Cosmo Films, Distressed Films





Voila! John Carney, sineas dibalik 2 film musikal penghasil soundtrack-soundtrack dahsyat dari film Once (2007) dan Begin Again (2013) menghadirkan karya drama musikal terbarunya, Sing Street. Film yang ditulisnya dan disutradarainya sendiri ini didasarkan oleh kisah pribadinya saat masa sekolah dulu.

Kisahnya berlatar tahun '80an dan berpusat pada sosok Conor "Cosmo" Lalor (Ferdia Walsh-Peelo), seorang murid setara SMP yang terpaksa harus pindah ke sebuah sekolah katolik di Synge Street yang merupakan sekolah untuk kelas menengah ke bawah dikarenakan persoalan ekonomi dan pertengkaran antara sang Ibu Penny Lalor (Maria Doyle Kennedy) dan Ayah, Robert Lalor (Aidan Gillen). Di sekolah barunya Conor berjuang melawan para penindas atau bully dalam sosok Barry Bray (Ian Kenny), anak bandel di sekolah dan Brother Baxter (Don Wycherley), sang kepala sekolah.


Di hari pertama sekolah itulah ia berkenalan dengan Raphina (Lucy Boynton), seorang model muda yang tinggal di apartemen depan sekolahnya. Dengan trik mengajak Raphina menjadi model video klip untuk band-nya, Conor pun berusaha mendapatkan nomer telpon Raphina. Raphina pun bersedia dan Conor bersama dengan Darren (Ben Carolan), teman yang baru dikenalnya segera membentuk band dadakan. 

Bersama Eamon (Mark McKenna), sang gitaris, Ngig (Percy Chamburuka), sebagai keyboardist, Larry (Conor Hamilton), basis, dan Garry (Karl Rice) sang Drummer, serta petuah dari sang Kakak, Brendan (Jack Reynor), Conor memulai kisahnya dalam sebuah grup band bernama Sing Street. Demi memikat seorang gadis bernama, Raphina.


Yup, premisnya sesimpel itu. Dengan latar tahun '80an yang khas, norak dan trendy pada jamannya (siapa yang bisa lupa dengan gaya norak tapi keren dari The Cure, A-Ha, Duran Duran, dll), kisah sederhana tersebut dibalut semakin apik dengan musik yang keren, catchy dan berciri 80an.

Ciri khas dari film karya John Carney adalah sisi musikal. Kalau di film Once kita melihat proses rekaman yang menjadi wadah untuk memutarkan musik, di film ini ada proses pembuatan video klip dan aksi panggung di sekolah yang menjadi penghantar film untuk memainkan musik-musik milik band Sing Street.

Semua sisi dari film ini sangat sinergis mendukung film. Sinematografi dengan tone warna cerah sesuai dengan era disko '80an, desain produksi yang tidak memakan banyak tempat namun cukup menggambarkan situasi tahun '80an, juga style dan make up yang sangat baik. Akting para pemain muda di film ini juga luar biasa, mereka bermain natural sekali. Kredit lebih untuk karakter Darren dan Brendan yang dimainkan dengan baik dan beberapa kali mampu mencuri perhatian. Sang pemeran utama tentu tidak bisa dikesampingkan, sebagai aktor pendatang baru Ferdia Walsh-Peelo patut diperhitungkan dengan kemampuannya menyanyi dan bergaya luwes sebagai frontman dari Sing Street.

Singkatnya, Sing Street adalah film yang akan membangkitkan kita akan memori era '80an melalui style, musik dan situasi yang ditampilkan di film ini. Selain itu film ini adalah feel good movie yang akan membuat hati riang seusai menyaksikannya. Pastikan menonton film ini dengan volume keras dan ikut bernyanyi saat lagu-lagunya diputar di dalam film. 

Rate : 5 outta 5 stars

PS: Bagi saya film ini terasa lebih personal karena di masa SMA dulu pernah membuat band demi memikat seorang gadis... sama seperti Conor... hehehe...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

A: AKU, BENCI & CINTA (2017)

Dir: Rizki Balki
Scriptwriter: Alim Sudio
Cast: Jefri Nichol, Indah Permatasari, Brandon Salim, Syifa Hadju, TJ, Amanda Rawles Genre: Teen Romance Comedy, Drama



Tahun 2017 ini merupakan kebangkitan film indonesia di genre romance.. setelah Dear Nathan dan Sweet 20 yang mampu tampil bagus dan memikat penonton, kini ada A: Aku, Benci & Cinta (selanjutnya disebut fim ABC) yang juga tampil baik.
Memakai formula film-film komedi romantis ala thailand, yang banyak menyisipi komedi yang absurd nan kocak dalam tiap film romantisnya. Film ABC ini berhasil memadukan formula tersebut. Alkisah, 3 sahabat Alvaro (Jefri Nnichol), Alex (Brandon Salim) dan Athala (Amanda Rawles) yang tengah menghadapi persoalan cinta segitiga mengalami musibah saat Athala mengalami kecelakaan dan koma selama setahun lebih. Alex dan Alvaro bergantian menjaga Athala setiap hari di rumah sakit.


Sementara di sekolah, Alvaro yang seorang ketua osis dan playboy di sekolah selalu terlibat konflik dengan Anggia (Indah Perma…

WONDER (2017)

Dir: Stephen Chbosky
Screenplay: Stephen Chbosky, Steve Conrad & Jack Thorne
Cast: Jacob Tremblay, Julia Roberts, Owen Wilson, Izabela Vidovic, Mandy Patinkin
Genre: Drama


Diadaptasi dari novel karya R.J. Palacio, Wonder menjadi sebuah film yang menjadi kejutan di tangga box office Amerika Serikat sejak pertama kali rilis pada tanggal 17 Novermber 2017 lalu. Rilis berbarengan dengan Justice League, Wonder tanpa gentar menghasilkan 87 juta dolar di minggu ketiga penayangannya atau saat pertama kali tayang di Indonesia.

Berkisah tentang sosok August 'Auggie' Pullman (Jacob Tremblay), seorang anak kelas 5 SD yang merupakan seorang anak penderita kelainan genetik yang menyebabkan kerusakan jaringan di wajahnya sehingga dikhawatirkan akan mengalami bullying (perundungan) saat untuk pertama kalinya masuk ke sebuah sekolah umum. Isabel (Julia Roberts) dan Nate (Owen Wilson), orangtua Auggiesangat cemas melalui peristiwa tersebut. Kekhawatiran yang tidak tanpa alasan, mengingat selam…

SUNDUL GAN: THE STORY OF KASKUS (2016)

Dir: Naya Anindita
Cast: Dion Wiyoko, Albert Halim, Pamela Bowie, Melissa Karim, Baim Wong, Ronny P. Tjandra
Genre: Drama, Biografi






Sebagai salah satu Kaskuser yang mendapatkan banyak manfaat dari forum ini sebenarnya bisa jadi bias sih ulasan ini. Tapi sebisa mungkin saya objektif melihat dari sisi sinematis dan mengabaikan status sebagai salah satu kaskuser pengagum Mimin.
Film ini dibuka dengan perkenalan kedua karakter utama kita, Andrew Darwis (Albert Halim), sang Mimin (istilah admin pendiri Kaskus), seorang jenius pendiri dari Kaskus, sebuah forum internet terbesar di Indonesia dan Ken Dean Lawadinata (Dion Wiyoko), sang sepupu yang sangat bersemangat di saat mereka berdua sedang kuliah di Seattle, Amerika Serikat. Dimulai dengan dinamis dan penuh warna serta banyak menggunakan grafis yang cukup keren namun sayang awal film ini tampil berantakan dalam penyajiannya. Sesi introduksi karakter utama di 15 menit awal ini berjalan kurang mulus. Dari apa yang nampak di layar, seperti …