Langsung ke konten utama

THE GIRL WITH ALL THE GIFTS (2016)

Dir: Colm McCarthy
Cast: Sennia Nanua, Gemma Arterton, Paddy Considine, Glenn Close
Genre: Thriller



Zombie lagi, zombie lagiii.. Itu kesan pertama saya saat melihat promonya. Eh, ternyata ada gemma arterton yang cantik plus aktris senior Glenn Close yang tumben-tumbenan main genre zombie. Ceritanya cukup beda sama film sejenis, dilihat dari sisi seorang anak yang berpotensi jadi penyembuh virus zombie dan beberapa hal unik untuk menghindar dari zombie juga dihadirkan seperti gel anti zombie, dll.


Alur filmnya agak menipu sedikit di awal, seperti suasana di penjara atau camp militer dengan militer yang kejam terhadap anak-anak sebagai tawanannya.

Seperempat sampai menuju akhir film seru banget.. menegangkan.. tapi sayang ditutup dengan klimaks yang adem ayem.. kurang wow.. kendati adegan akhirnya cukup "ngeselin", in a good way.




Akting Sennia Nanua pemeran Melanie cukup baik, karakternya tidak annoying meski bawel dan nanya terus. Gemma Arterton so so lah, nggak memberi sesuatu yang wow. Glenn Close cukup bisa mem bawa aura antagonisnya, tapi Paddy Considine yang gak disangka bisa juga jadi militer yang tegas dan galak. 


Secara teknis film ini standar saja, bagus di set produksi kota London yang hancur lebur, juga figuran zombienya sangat banyak dan terlihat epik dengan make up karakter zombie yang cukup bagus. Film yang cukup seru tapi seperti kekurangan darah di 1/4 terakhir durasinya.



My Rate:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Flight 7500

Dir. Takashi Shimizu Genre: Horror, Mystery Dibesut oleh sutradara dari Ju On, film horor legendaris Jepang bikin ekspektasi agak tinggi menyambut film ini. Benar saja level jump scare atau adegan nakut-nakutinnya cukup serem dan ngagetin, tapi cuma sebatas itu. Ceritanya tentang perjalanan Penerbangan 7500 menuju Tokyo yg mengalami berbagai kejadian aneh yg bermula dari kematian mendadak salah seorang penumpangnya. Dari situ berbagai karakter penumpang pesawat mulai mengalami berbagai kejadian mengerikan. Secara cerita film ini amat sangat standar, cenderung stagnan di tengah, kayak bingung mau diapain dan endingnya malah kayak gitu. Bikin eneg. Rate: 2 out of 5 stars

A: AKU, BENCI & CINTA (2017)

Dir: Rizki Balki
Scriptwriter: Alim Sudio
Cast: Jefri Nichol, Indah Permatasari, Brandon Salim, Syifa Hadju, TJ, Amanda Rawles Genre: Teen Romance Comedy, Drama



Tahun 2017 ini merupakan kebangkitan film indonesia di genre romance.. setelah Dear Nathan dan Sweet 20 yang mampu tampil bagus dan memikat penonton, kini ada A: Aku, Benci & Cinta (selanjutnya disebut fim ABC) yang juga tampil baik.
Memakai formula film-film komedi romantis ala thailand, yang banyak menyisipi komedi yang absurd nan kocak dalam tiap film romantisnya. Film ABC ini berhasil memadukan formula tersebut. Alkisah, 3 sahabat Alvaro (Jefri Nnichol), Alex (Brandon Salim) dan Athala (Amanda Rawles) yang tengah menghadapi persoalan cinta segitiga mengalami musibah saat Athala mengalami kecelakaan dan koma selama setahun lebih. Alex dan Alvaro bergantian menjaga Athala setiap hari di rumah sakit.


Sementara di sekolah, Alvaro yang seorang ketua osis dan playboy di sekolah selalu terlibat konflik dengan Anggia (Indah Perma…

SUNDUL GAN: THE STORY OF KASKUS (2016)

Dir: Naya Anindita
Cast: Dion Wiyoko, Albert Halim, Pamela Bowie, Melissa Karim, Baim Wong, Ronny P. Tjandra
Genre: Drama, Biografi






Sebagai salah satu Kaskuser yang mendapatkan banyak manfaat dari forum ini sebenarnya bisa jadi bias sih ulasan ini. Tapi sebisa mungkin saya objektif melihat dari sisi sinematis dan mengabaikan status sebagai salah satu kaskuser pengagum Mimin.
Film ini dibuka dengan perkenalan kedua karakter utama kita, Andrew Darwis (Albert Halim), sang Mimin (istilah admin pendiri Kaskus), seorang jenius pendiri dari Kaskus, sebuah forum internet terbesar di Indonesia dan Ken Dean Lawadinata (Dion Wiyoko), sang sepupu yang sangat bersemangat di saat mereka berdua sedang kuliah di Seattle, Amerika Serikat. Dimulai dengan dinamis dan penuh warna serta banyak menggunakan grafis yang cukup keren namun sayang awal film ini tampil berantakan dalam penyajiannya. Sesi introduksi karakter utama di 15 menit awal ini berjalan kurang mulus. Dari apa yang nampak di layar, seperti …