KEEPER (2025) – SATU LAGI HOROR CREEPY PENUH MISTERI
Setelah sempat menelurkan horor thriller berkualitas Longlegs dan The Monkey bersama studio Neon yang tersohor dengan produksi-produksi film genre berbujet minim, nama sutradara Osgood Perkins kian harum di genre horor dengan karya-karya horornya yang unik, segar dan ‘nyentrik’ seperti personalitinya di kehidupan nyata.
Kini masih dengan Neon, Perkins merilis
sebuah horor misteri dengan sentuhan romance berjudul Keeper, bekerjasama
dengan aktris ternama yang juga berperan sebagai produser, Tatiana Maslany.
Keeper tayang di bioskop mulai jumat 21 November 2025.
SINOPSIS
Undangan dari pacar untuk
berlibur di kabin milik keluarganya di tengah hutan, Liz (Tatiana Maslany)
terima dengan baik meski ia belum terlalu mengenal Malcolm (Rossif
Sutherland), sang pacar yang berprofesi sebagai dokter. Hari-hari romantis
berdua sempat terganggu dengan kehadiran sepupu Malcolm yang jahil Darren (Birkett
Turton) dengan kencan one night standnya, Minka (Eden Weiss).
Tapi bukan Darren gangguan sesungguhnya,
melainkan mimpi-mimpi, atmosfer kelam dan kemunculan sosok-sosok misterius yang
mengganggu kewarasan Liz. Munculnya sosok wanita dengan kepala ditutup plastik
mengakhiri kesabaran Liz untuk segera pulang. Namun sepertinya ada sosok yang
tidak ingin Liz pergi dari kabin. Siapakah mereka?
ULASAN
Memiliki gaya horor bertipikal slow
burn, Keeper menjaga ritme keseraman film dengan beberapa
penempatan kemunculan makhluk di background menggantikan jumpscare
konvensional. Hal ini membuat Keeper menjadi sebuah film horor
yang mengandalkan atmosfer dibanding meneror penonton dengan intensitas tinggi.
Osgood Perkins terlihat mencoba membangun tensi dengan perlahan dan mengajak penonton menemani Liz yang diteror diam-diam dan memiliki banyak pertanyaan yang muncul satu demi satu. Banyaknya pertanyaan yang timbul seakan jadi beban film yang memberi pelit dalam memberikan informasi akibat minimnya dialog yang timbul.
Usaha Perkins untuk show don’t
tell dalam film ini patut diapresiasi, namun sayangnya terasa pretensius akibat usahanya memberikan shot-shot bermakna simbolik, namun terasa hampa dan tidak komprehensif dalam menjawab berbagai pertanyaan. Padahal berbagai pertanyaan itu yang membuat penonton bersabar menunggu konklusi yang sayangnya terjebak
pada monolog eksposisi disertai adegan flashback yang tipikal.
Untungnya Keeper punya
bentuk-bentuk makhluk yang menyeramkan yang dimunculkan tanpa kehebohan
jumpscare dengan audio maksimal. Kemunculan-kemunculan mereka dari kegelapan
sangat kreatif dibuat oleh Perkins dan kru. Alih-alih bikin kaget, kemunculan
mereka pelan-pelan menebar ketakutan dengan gerak-gerik aneh dan menimbulkan
tanya siapa mereka dan kenapa Liz diteror oleh mereka.
Tatiana Maslany (series Orphan Black & She-Hulk) tampil fenomenal dengan berbagai teror yang ia alami, berbagai pertanyaan di kepala dan rasa curiga pada sosok Malcolm yang sepertinya masih menyimpan rahasia. Sosok Darren yang dimainkan Birkett Turton juga layak diberi apresiasi dengan akting menyebalkan hanya dalam beberapa scene tampil saja.
Kekurangan secara pembawaan
karakter justru datang dari Rossif Sutherland pemeran Malcolm. Siksp dan gestur
Malcolom kurang merepresentasukan seorang dokter penuh pengalaman dengan karir melonjak.
Rossif Sutherland sepertinya belum bisa memberikan sentuhan
dokter yang berwibawa dan tidak plin-plan.
KESIMPULAN AKHIR
Satu lagi horor produksi Neon
studio datang lewat tangan dingin Osgood Perkins yang berjudul Keeper. Menghanyutkan
dan tenang, tapi juga memiliki intensitas tinggi di beberapa momen, membuat Keeper
jadi sebuah horor yang unik dan penuh misteri yang akan membuat
penonton bertanya-tanya.
Keeper tayang di bioskop mulai Jumat, 21 November 2025




Komentar
Posting Komentar