NOW YOU SEE ME, NOW YOU DON’T (2025) – KISAH PARA PERAMPOK AJAIB PENUH MAGIC!

Film franchise bergenre heist dengan elemen sulap Now You See Me memasuki babak ketiganya dengan kisah lebih internasional, trik sulap lebih mengejutkan, tambahan cast muda atraktif dan tentu saja plot twist mendekati mahakarya.

Mengambil judul playful, Now You See Me, Now You Don’t kembalinya The Four Horsemen original tak dapat dihindari dengan Jesse Eisenberg, Woody Harrelson, Dave Franco serta comeback-nya Isla Fisher dari film pertama. Tambahan amunisi Dominic Sessa, Ariana Greenblatt, Justice Smith dan sang villain, Rosamund Pike menambah warna film selain munculnya kembali Morgan Freeman dan sutradara Ruben Fleischer.

Now You See Me, Now You Don’t tayang di bioskop Indonesia mulai 12 November 2025.

Sinopsis

Suatu malam, sekelompok perampok ternama The Four Horsemen yang digawangi J. Daniel Atlas (Jesse Eisenberg), Henley Reeves (Isla Fisher), Jack Wilder (Dave Franco) dan Merritt McKinney (Woody Harrelson) yang berhasil mengelabui para crypto bro sombong yang jadi kaya lewat cara ilegal.

Tanpa orang-orang sadari, nama The Four Horsemen dicatut oleh para pesulap muda Bosco (Dominic Sessa), June (Ariana Greenblatt) dan Charlie (Justice Smith), yang meniru dan mengikuti jejak The Four Horsemen. Tak terima dicatut namanya, geng The Four Horsemen pun menggrebek sarang pencatut berbekal petunjuk kartu dari sosok misterius. Alih-alih bersengketa, ketujuhnya malah mendapat sebuah misi yang melibatkan sosok pedagang berlian jahat, Veronika Vanderberg (Rosamund Pike) yang sesumbar akan memamerkan berlian terbesarnya yang berbentuk hati.

Sebuah tantangan bagi The Four Horsemen dengan anak didiknya yang baru. Tetapi bahaya mengintai dari sosok misterius yang mengundang mereka dan ternyata yang juga diam-diam mengendalikan Veronika.

Ulasan

Berbekal raihan pendapatan ‘hanya’ mencapai 686 juta dolar dari dua film pertamanya dari bujet produkssi 195 juta dolar, rasa-rasanya agak mengejutkan bagi penonton jika trilogi Now You See Me dilengkapi dengan dibuatnya film Now You See Me, Now You Don’t sebagai penutup triloginya. Apalagi jarak antara film kedua dan ketiga mencapai 9 tahun lamanya.

Tetapi, setelah menonton 10 menit awal film, kami seakan diingatkan kembali betapa menyenangkannya film jenis ini. Memadukan elemen heist atau pencurian dengan trik-trik sulap penuh kejutan, Now You See Me, Now You Don’t membawa ‘magic’ ke tingkat lebih tinggi lagi, yaitu sit back, relax, don’t overthink it!

Ya, kunci dari menikmati film ini adalah melupakan bagaimana para ahli sulap sekaligus pencuri berhati mulia ini melakukan trik-trik sulap keahlian mereka di layar. Kendati beberapa trik dijelaskan lewat rangkaian flashback seru, tetapi  trik menghilang, terbang, teleport, dll di beberapa adegan tidak terjelaskan dengan baik dan hanya bisa penonton terima dengan visual keren dan decak kagum pada adegannya.

Para filmmakers seperti sadar dengan itu dan alih-alih fokus menjelaskan dan mengungkap trik-trik kecil, tim produksi lebih fokus pada trik besar mencuri uang atau mencuri berlian. Sebuah pilihan bijak yang membuat keseruan film berjalan konsisten tanpa banyak distraksi.

Sisi lain yang menarik dalam Now You See Me, Now You Don’t ini adalah tektokan The Four Horsemen dengan para pengekor mudanya yang menarik. Utamanya gengsi-gengsian antara Daniel dengan Bosco, kompaknya Henley dengan June, congkaknya Merrit, serta kekaguman semuanya pada sosok Charlie yang pandai dan penuh strategi. Dinamika karakter jadi kekuatan utama film ini yang membuat penonton sangat peduli pada semua karakter, baik karakter baru maupun lama.

Kekuatan lain adalah kejutan demi kejutan yang tak hentinya hadir dalam film. Baik itu trik sulap, karakter lama yang muncul, maupun negara-negara yang menjadi latar belakang film. Sebuah rumah penuh trik sulap jadi bagian mengejutkan dalam film yang dimanfaatkan dengan baik dalam sebuah adegan kejar-kejaran yang seru.

Kesimpulan Akhir

Now You See Me, Now You Don’t adalah tontonan seru yang mengembalikan kecintaan pada genre heist dan mengingatkan betapa kerennya trik-trik sulap dalam film ini. Menyenangkan, dengan karakter menarik dan aksi seru mengerjai sang penjahat disertai berbagai kejutan demi kejutan, Now You See Me, Now You Don’t bisa ditonton mulai 12 November 2025 di bioskop Indonesia.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

M3GAN 2.0 (2025) – NON-STOP ACTION GILA-GILAAN DENGAN ONE LINER KOCAK!

REVIEW THE BATTLE: ROAR TO VICTORY (2019) - FILM PERANG GERILYA KOREA VS JEPANG YANG EPIK DAN SERU

ROSARIO (2025) – TEROR KUTUKAN MENGERIKAN DI APARTEMEN