THE STRANGERS: CHAPTER 3 (2026) – UJUNG NASIB MAYA MELAWAN PARA PEMBUNUH BERTOPENG
Setelah pertama kali dirilis di
tahun 2008, franchise The Strangers, sebuah horor slasher bergaya klasik,
lengkap dengan pembunuh bersenjata tajam dengan memakai topeng nampaknya selalu mempunyai fans
tersendiri hingga dibuatlah spin off dan trilogi baru dari film yang
diinspirasi dari kasus-kasus kekerasan dan pembunuhan yang sering terjadi
menimpa para strangers di Indonesia.
Melanjutkan kisah Maya,
pengunjung kabin yang diteror para pembunuh bertopeng yang menyebabkan kematian
kekasihnya di film pertama, kini The Strangers: Chapter 3 mencoba
pendekatan lain dengan sentuhan psikologis yang cukup unik. Masih ditangani sutradara
Renny Harlin dengan aktor utama Madelaine Petsch, Richard Brake
dan Gabriel Basso, The Strangers: Chapter 3 siap tayang Jumat,
6 Februari 2026 di bioskop.
SINOPSIS
Melepaskan diri dari kejaran para
pembunuh bertopeng bukanlah sebuah hal yang mudah bagi Maya (Madelaine
Petsch). Meskipun Maya sudah membunuh seorang pembunuh yang bertopeng
wanita, kini dendam dari rekan-rekan pembunuh membuat mereka jadi lebih keji
dan mematikan, namun mereka memiliki rencana gila terhadap sosok Maya.
Tak hanya itu, kisah masa lalu
pun membuka siapa saja penduduk kota yang terlibat dan melindungi para pembunuh
bertopeng. Bantuan pun datang dari kakak Maya, Debbie (Rachel Senton) yang
mengajak suaminya Howard dan seorang bodyguard bertubuh besar. Mampukah mereka
menyelamatkan Maya?
ULASAN
Dibuka tanpa basa-basi, The
Strangers: Chapter 3 yang melanjutkan film kedua yang rilis September
2025 lalu ini memulainya dengan menunjukkan penyiksaan para pembunuh bertopeng
dengan korban perempuan asing lain di masa lalu. Sementara di masa kini, Maya
mencoba menyelamatkan diri dari kejaran pembunuh yang sama.
Pertemuan dengan sherrif di
tengah pelarian melegakan namun sepertinya tidak akan berlangsung lama, karena
dalam film sebelumnya sang sutradara seperti senang mempermainkan emosi
penonton dengan arah film yang sulit diduga.
Naskah yang ditulis oleh duet Alan
R. Cohen dan Alan Freedland sejak Chapter 1 mencoba menyelipkan
adegan flashback untuk menunjukkan apa yang membuat para pembunuh itu membunuhi
orang asing di kota mereka. Sisi psikologis Maya yang kerap diteror juga dieksplor
dalam film ini. Usaha pemimpin pembunuh untuk tidak membunuh Maya jadi satu kejutan
yang lumayan membagongkan.
Naskah yang berusaha ditebalkan dibanding sekadar kisah bunuh-bunuhan biasa ini memang layak diapresiasi, walaupun eksekusinya tidak memberi banyak arti, karena film sejenis The Strangers: Chapter 3 ini memang punya nilai jual di proses bunuh-membunuhnya.
Madelaine Petsch (serial
Riverdale, Hotel for Holidays) yang
sudah fasih jadi damsel in distress memiliki beban lebih dengan
karakternya yang sudah tiba di tahap pasrah, namun bingung dengan pembiaran
yang dilakukan para pembunuh terhadap nyawanya. Psikologis Maya diserang
bertubi-tubi di film penutup trilogi ini.
Karakter lain tidak ada yang
menonjol selain Richard Brake dengan wajah khasnya sebagai sherrif yang
mencurigakan. Kehadiran Rachel Shenton dan George Young sebagai
kakak dan kakak ipar cukup memberi nafas baru namun sepertinya tidak dimaksimalkan
dengan baik dalam film ini.
KESIMPULAN AKHIR
Buat pengikut triloginya film ini wajib kamu tonton! Ujung nasib Maya terjawab dalam film ini, begitu pula masa lalu yang
membentuk kekejian para pembunuh bertopeng. Intens, sadis dengan sentuhan
psikologis, The Strangers: Chapter 3 siap meneror hari-harimu
saat tayang mulai Jumat, 6 Februari 2026 di bioskop.





Komentar
Posting Komentar