THE TOXIC AVENGER (2025) – SUPERHERO BERGAYA B-MOVIE YANG SUPER FUN

Film-film kelas B atau B-movies jadi bagian dari industri perfilman Hollywood yang menawarkan film-film alternatif yang berbujet minim dan sering dibuat sebagai ajang berlatih para filmmaker muda atau belum berpengalaman untuk membuat film dengan berbagai keterbatasan.

Satu perusahaan independen pembuat film kelas B multigenre yang mayoritas eksploitatif adalah Troma Entertainment, yang salah satu alumninya adalah James Gunn (Superman, The Suicide Squad). Tahun ini, sebuah film Troma diremake oleh rumah produksi besar Legendary Pictures dengan judul sama, The Toxic Avenger dengan merekrut aktor ternama seperti Peter Dinklage, Jacob Tremblay, Elijah Wood dan Kevin Bacon sebagai pemerannya. Setelah film aslinya menjadi film cult, apakah film remakenya ini mampu meraih gelar sama?

Saksikan The Toxic Avenger mulai Rabu 22 Oktober 2025 di bioskop.

SINOPSIS

Kehidupan Winston (Peter Dinklage) sebagai seorang ayah tiri tunggal dari seorang remaja Wade (Jacob Tremblay) makin sulit manakala ia divonis hanya memiliki setahun masa hidup karena penyakitnya. Pekerjaan Winston sebagai tukang pel di pabrik obat BTH ternyata tidak membuatnya mendapat asuransi yang memadai. Usaha meminta tolong pada bos BTH, Bob Garbinger (Kevin Bacon) berujung kecewa dan hinaan.

Winston pun mendendam. Namun usaha mensabotase pabrik gagal karena bertemu geng tukang pukul BTH pimpinan adik Bob, Fritz (Elijah Wood) yang sedang memburu wartawan yang ingin membongkar kebobrokan BTH, J.J Doherty (Taylour Paige). Winston pun tertangkap dan dibuang ke dalam limbah kimia pabrik BTH. Alih-alih mati, Winston pun berubah menjadi seorang makhluk buruk rupa yang nantinya berjuluk The Toxic Avenger yang bersama JJ akan membalas dendam dengan brutal dan sadis!

ULASAN

Hanya mengetahui sedikit kisah tentang Troma dan belum pernah menonton film-filmnya, termasuk The Toxic Avenger versi 1984. Kami sangat kaget dengan presentasi yang disajikan dalam film remakenya ini. Keterkejutan kami bukan tanpa alasan, karena Legendary Pictures di luar dugaan mempertahankan gaya film kelas B, lengkap dengan kebrutalan dan kesadisan yang mayoritas dikreasikan dengan efek praktis.

Tangan dan kepala putus, isi perut berhamburan, otak meledak, mata copot, berbagai adegan sadis over the top muncul dan memancing tepuk tangan penonton special screening yang dihadiri oleh beberapa sinefil yang mengenali gaya film Troma.

Sutradara Macon Blair (I Don’t Feel at Home in This World Anymore) menggunakan gaya komik dan superhero seperti yang pernah muncul di film semacam Batman (1989) atau The Mask dengan warna-warni vibrant dominan hijau seperti warna kulit Toxie (panggilan akrab Toxic Avenger). Dipadukan dengan gaya film superhero kontemporer, The Toxic Avenger tampil layaknya film kelas B dengan bujet menengah dengan desain produksi yang proper dan pilihan aktor yang terlibat dalam filmnya.

Peter Dinklage (series Game of Thrones, Death at A Funeral) sebagai aktor utama jadi sosok yang menonjol dalam film ini dengan range akting luasnya Dinklage tampil seimbang sebagai Winston yang depresif dan Toxie yang penuh kebingungan bergerak ke arah heroik. Aktingnya diimbangi mantan aktor cilik berbakat, Jacob Tremblay (Room, Wonder) yang kini sudah remaja namun tak kehilangan bakat aktingnya.

Sosok menarik di film ini juga dimainkan oleh sang villain Bob yang dimainkan aktor watak Kevin Bacon (Stir of Echoes, Sleepers), wajah bengis dan kehandalan memainkan karakter antagonis memudahkan Bacon memainkan karakter bos kejam dan eksentrik ini. Adik Bob, Fritz tampil unik layaknya Penguin di film Batman milik Tim Burton dimainkan dengan mengesankan oleh Elijah Wood. Meski durasi tampilnya minim, karakternya membekas di film bersama geng tukang pukulnya yang kejam tapi juga kocak.

Dari sisi naskah film ini memang memadukan origins superhero dengan hubungan ayah anak dan penyelidikan konspirasi perusahaan perusak alam yang standar. Namun hadirnya para aktor kawakan membuat gaya film yang dibuat sengaja seperti film kelas B ini tidak terlihat murahan.

KESIMPULAN AKHIR

Jika datang dengan mindset dan ekspektasi tepat, The Toxic Avenger kami jamin akan memberikan hiburan yang seru dan menyegarkan dari film-film superhero yang sebelumnya merajai box office. Unik, segar, konyol dan brutal, bersenang-senanglah saat menonton The Toxic Avenger yang akan tayang 22 Oktober di bioskop.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

M3GAN 2.0 (2025) – NON-STOP ACTION GILA-GILAAN DENGAN ONE LINER KOCAK!

REVIEW THE BATTLE: ROAR TO VICTORY (2019) - FILM PERANG GERILYA KOREA VS JEPANG YANG EPIK DAN SERU

ROSARIO (2025) – TEROR KUTUKAN MENGERIKAN DI APARTEMEN