FIVE NIGHTS AT FREDDY’S 2 (2025) – SEKUEL YANG DOBEL SERU DAN NGAGETINNYA

Film horor adapatasi game laris, Five Nights At Freddy’s (2023) menjadi film yang mengejutkan dari segi pendapatan dengan meraih 297,1 juta dolar di seluruh dunia dengan hanya 20 juta dolar bujet produksi. Tak heran jika rumah produksi Blumhouse gerak cepat memproduksi sekuelnya dengan judul simple, Five Nights at Freddy’s 2 yang rilis mulai hari ini di bioskop Indonesia.

Masih disutradarai Emma Tammi, sekuel ini juga kembali dibintangi Josh Hutcherson, Elizabeth Lail, Piper Rubio serta Matthew Lillard dari film pertama, dan menambah bakat-bakat akting dalam sosok McKenna Grace, Skeet Ulrich dan Wayne Knight.

SINOPSIS

Satu tahun setelah peristiwa mengerikan di Freddy Fazbear’s Pizza, cerita-cerita yang beredar makin menyebar menjadi cerita horor urban murahan, yang menginspirasi diadakannya festival lokal Fazfest.

Sementara Mike (Josh Hutcherson) sedang menikmati kehidupan normalnya bersama pacarnya Vanessa (Elizabeth Lail), sang adik, Abby (Piper Rubio) malah merasa ingin berhubungan kembali dengan Freddy dan kawan-kawan. Sayangnya usaha Abby ini malah memulai berbagai kejadian mengerikan, sekaligus membuka sejarah kelam boneka Freddy, Bonnie, Chica dan Foxy yang tersembunyi selama puluhan tahun.

ULASAN

Bukan hal yang mengherankan bagi sebuah film untuk dibuatkan sekuelnya setelah film pertamanya laris di pasaran, tak terkecuali untuk film Five Nights at Freddy’s 2 ini. Tantangan berikutnya adalah bagaimana membuat kisah lanjutannya lebih besar, lebih mengerikan atau lebih seru dari film pertama.

Penulis naskah Scott Cawthon yang juga menulis film pertama memberikan potensi pada event Fazfest yang tentunya menjanjikan kekacauan yang lebih masif dalam film, meskipun pada hakikatnya hubungan Abby dan para boneka animatronik sadislah yang jadi elemen penting dalam film.

Sisanya adalah kreativitas para pembuat film yang dikomandani oleh sutradara Emma Tammi dengan kemampuannya meracik adegan teror boneka, bunuh-bunuhan dengan diawali elemen suspense, serta berbagai jumpscares yang ikonik menampilkan kekejian para boneka animatronik meski dalam batas aman PG-13 sesuai rating film.

Tak ada yang berbeda dari film yang pertama, selain film ini dobel serunya, dobel tegang dan dobel mengerikannya. Para pembuat film seakan tidak mau mengubah formula keberhasilan dan hanya meningkatkan eskalasi saja, termasuk peningkatan budget menjadi 51 juta dolar, 2,5 kali lebih besar dari film pertama. Hanya saja bagi kami kendala rating membuat film terasa kurang total memberikan teror, alias kurang sadis dan berdarah-darah.

Dari sisi akting tak ada yang berubah, Josh Hutcherson (The Hunger Games, Journey To The End of The World) tampil suram sebagai kakak yang khawatir namun penuh kelegaan melewati peristiwa traumatis. Elizabeth Lail (Countdown, series You) juga tampil baik mendukung kekasihnya. Sementara Piper Rubio makin bersinar meski diberikan beban akting berat dengan karakternya yang krusial.

Menjadi hal yang patut ditunggu adalah penampilan McKenna Grace (Gifted, Regretting You) dalam film horor di usia remajanya kali ini, dan setelah menonton hasilnya, sepertinya layak dicoba menjadi the next scream queen. Oh iya, penampilan bersama duet Matthew Lillard (Scream, She’s All That) dan Skeet Ulrich (Scream, The Craft) juga layak ditunggu bagi para penggemar film horor.

FINAL VERDICT

Five Nights at Freddy’s 2 adalah tontonan horor yang mengagetkan dan menegangkan tapi tak melupakan elemen fun dalam filmnya. Dengan rating PG-13, kisah mengamuknya para boneka animatronik keji ini dapat disaksikan oleh para remaja dan orang tua. Bersenang-senanglah bersama Freddy dan kawan-kawan!

Five Nights at Freddy's 2 tayang mulai hari ini di bioskop.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

M3GAN 2.0 (2025) – NON-STOP ACTION GILA-GILAAN DENGAN ONE LINER KOCAK!

REVIEW THE BATTLE: ROAR TO VICTORY (2019) - FILM PERANG GERILYA KOREA VS JEPANG YANG EPIK DAN SERU

ROSARIO (2025) – TEROR KUTUKAN MENGERIKAN DI APARTEMEN