WILDCAT (2025) – ACTION PENUH INTRIK ANTAR PARA GANGSTER

Film action berlatar belakang kota London atau kota lain di Inggris kerap dikaitkan dengan para gangsternya. Film-film semacam Lock, Stock & Two Smoking Barrells, Snatch, Ordinary Decent Criminal atau Beast adalah beberapa judul di antaranya dan rata-rata mengambil ranah crime drama dibanding action dar-der-dor.

Nah film berjudul Wildcat ini mengambil rute berbeda dengan memaksimalkan pure action dengan sentuhan intrik crime drama. Memakai jasa aktris yang sedang gemar bermain action, Kate Beckinsale, ditemani Lewis Tan, Alice Krige dan Charles Dance, film Wildcat siap memuaskan pecinta film action di Indonesia.

KUCING LIAR ITU BERNAMA ADA

Penculikan putrinya, Charlotte, oleh gangster pimpinan Mahoney (Charles Dance) hanya karena utang-piutang sang adik Edward (Rasmus Hardiker) memaksa Ada (Kate Beckinsale) melakukan pencurian uang dan berlian milik gangster lain yang tidak kalah kejinya berjuluk Mrs. Vine (Alice Krige).

Ditemani para sahabat di tentara pasukan rahasia negara, Ramon Cutter (Lewis Tan) dan Curtis (Bailey Patrick) pencurian berjalan lancar, hingga pada akhirnya Mrs Vine marah dan memburu para pencuri berlian miliknya.

SEMUA AKAN DILAKUKAN DEMI KESELAMATAN NYAWA ANAK

Sebagai sebuah film laga Wildcat akan memuaskan dengan melimpahnya adegan tembak-menembak, ledakan bom dan tentu saja pertarungan-pertarungan jarak dekat yang cukup intens. Usaha menambah drama dan kedalaman cerita dengan gaya intrik antar gangster yang saling menjebak pun diniatkan dengan mengambah bobot cerita yang cukup familiar pada film-film buatan Guy Ritchie, sutradara inggris ternama dengan signature crime drama yang memiliki kualitas dark comedy hebat.

Meskipun terkadang kisahnya terlalu njelimet dan diakhiri kelewat simple, film Wildcat terhitung ringan dan mudah diikuti kisahnya. Usaha Ada dibantu mantan rekan-rekan kerjanya menebus Charlotte dari sekapan Mahoney diselingi usaha Mrs Vine memburu para pencuri berliannya. Dua plot yang berjalan ini berjalan mulus sampai akhirnya mengerucut pada klimaks yang nyeleneh.

Kate Beckinsale (Pearl Harbor, Underworld) tampil tanpa lelah dalam Wildcat dengan kemampuan akting komplet. Berakting dramatis sebagai seorang ibu dan kakak perempuan, tangguh saat melakukan adegan aksi dan rapuh saat jatuh cinta. Pun begitu, film ini bukan hanya milik Kate seorang, Lewis Tan (Mortal Kombat) juga diberikan jatah yang dominan dalam film ini. Sama seperti Ada, karakter Roman milik Tan juga layak diberikan acungan jempol berkat kemampuannya menyeimbangkan akting drama dan action dalam film ini.

Duet aktor senior Charles Dance dan Alice Krige tampil seperti bangsawan senior yang sangat dihormati oleh para pekerja film, kehadiran mereka memberikan warna dan aura kebintangan pada barisan cast yang didominasi anak-anak muda.

Dari sisi teknis, sutradara James Nunn (Shark Bait) menggambarkan kota London tengah diserbu demonstrasi massa sebagai latar cerita. Rasa muak massa pada para gangster yang berbagi wilayah dan berbagi sistem penjualan ditampilkan seakan menunjukkan realita pahit di dunia.

Kemampuan Nunn menggarap adegan aksi pun layak diacungi jempol dengan adegan kejar-kejaran mobil yang seru, tembak menembak intens, serta ledakan-ledakan yang membuat seakan film ini adalah sebuah film blockbuster. Padahal Wildcat tidaklah semegah itu dan secara kreatif sangat sulit diwujudkan dengan bujet terbatas..

FINAL VERDICT

Wildcat tampil seperti sebuah sajian cepat saji yang mengenyangkan bagi penggemar film action. Bertempo cepat, penuh intrik dengan adegan laga seru, membuat Wildcat jadi sajian film action kesekiankalinya dari Beckinsale yang tentu saja sayang untuk dilewatkan.

Wildcat tayang segera di bioskop Indonesia.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

M3GAN 2.0 (2025) – NON-STOP ACTION GILA-GILAAN DENGAN ONE LINER KOCAK!

REVIEW THE BATTLE: ROAR TO VICTORY (2019) - FILM PERANG GERILYA KOREA VS JEPANG YANG EPIK DAN SERU

ROSARIO (2025) – TEROR KUTUKAN MENGERIKAN DI APARTEMEN