5 CENTIMETERS PER SECOND (2007) – ANIME LEGENDARIS ROMANTIS BIKIN BAPER
Film anime produksi Jepang dalam sejarahnya jarang bisa menembus Hollywood atau bahkan Indonesia yang masih satu benua. Tercatat dari tahun 1980-an hanya beberapa film anime yang mampu menyeruak dengan judul seperti Akira, Perfect Blue maupun beberapa film produksi Studio Ghibli seperti Princess Mononoke, My Neighbor Totoro atau Spirited Away.
Setelah sekian lama dikuasai oleh
Ghibli, di tahun 2000-an muncul sebuah nama baru Makoto Shinkai yang merilis
anime pendek She and Her Cat (1999) dan anime panjang The Place
Promised in Our Early Days (2004). Baru pada tahun 2007, lewat film 5
Centimeters Per Second yang bergenre romance coming of age, nama
Makoto Shinkai melambung dan dianggap sebagai penerus magis anime kontemporer Jepang
dengan karya termutakhirnya seperti Your Name, Weathering With You
dan Suzume..
Kini, menyambut perilisan versi
live actionnya yang akan rilis tahun ini, anime 5 Centimeters Per Second kembali ditayangkan di bioskop disertai featurette
sepanjang 15 menit dialog behind the scenes para kreatornya,
termasuk Shinkai dan penata musik Tenmon di akhir film. 5 Centimeters Per
Second tayang mulai 16 Januari 2026 di bioskop Indonesia.
CHERRY BLOSSOM FALLEN LEAVES ARE SIGN OF GRIEVING HEARTS
Dibagi dalam tiga kisah yang
saling berkaitan bertajuk Chery Blossom Story, Cosmonaut dan 5 Centimeters Per
Second, Takaki menjalani kisah hidupnya melalui musim dingin yang kejam, jarak
yang menjauhkan dan ketidakberdayaan teknologi sejak ia kecil, beranjak remaja
dan akhirnya di usia dewasa.
Semua fase kehidupan harus Takaki
lalui untuk selalu mencintai Akari meski jarak memisahkan, tetap setia meski
ada cinta Kanae yang harus ia abaikan, hingga tiba kehidupan dewasa, tanggung
jawab dan kewajiban yang saling bertautan dan membuktikan betapa rapuhnya cinta
meski jarak bukan lagi hambatan.
IF YOU’RE LONELY SEND S.O.S
Dalam naskah film yang ditulis
sendiri oleh Makoto Shinkai, film 5 Centimeters Per Second bukanlah
sebuah kisah romansa anak muda yang ceria, berbunga-bunga layaknya diperbudak
cinta. Melainkan sebuah perjalanan kontemplatif seseorang yang menjalin cinta
jarak jauh, mencoba setia, tapi tetap realistis akan keadaan.
Makna 5 Centimeters Per
Second yang merupakan kecepatan jatuhnya bunga sakura difilosofikan
sebagai hidup dan cinta yang seharusnya dijalani sedemikian tenangnya, tanpa
terburu-buru, tanpa memaksakan diri, melihat suasana sekitar lebih seksama dan
tentu saja jadi lebih peduli.
Observasi dan riset luar biasa
digambarkan oleh Shinkai dkk lewat berbagai adegan yang menampilkan apa adanya
bumi bekerja. Air yang menetes, pintu kereta menutup, sampai badai salju hebat.
Semua divisualisasikan dalam gambar animasi bergaya realisme yang indah,
menakjubkan dan menghipnotis.
Mengambil lokasi asli yang digambar oleh tim animator, entah memakai sihir apa, keinginan untuk mengunjungi lokasi asli dalam film 5 Centimeters Per Second biasanya selalu muncul tiap menonton film ini. Nyaris tak jauh berbeda dengan film Indonesia berjudul mirip, 5 CM yang menggugah penonton untuk naik gunung. Bergaya visual realisme, gambaran ketenangan kehidupan di Jepang dan romantisasi lokasi-lokasi dalam film digambar dan ditangkap dengan sempurna oleh tim animator.
Dari sisi naskah film ini
cenderung triggering untuk mereka yang memiliki kisah yang relate
dan relevan dengan kehidupan asli. Akan tetapi barisan kalimat puitis yang
dinarasikan seakan membius dan jadi combo hebat. Animasi yang indah, narasi yang
menggugah. Disarankan untuk tidak menonton 5 Centimeters Per Second sendirian.
Ajak kawan, gebetan, pacar atau pasangan dan rasakan sensasi menonton anime peraih
Best Animated Feature Film di Pacific Screen Awards 2007 ini.
FINAL VERDICT
Ini adalah kesempatan langka untuk menonton 5 Centimeters Per Second di layar bioskop Indonesia. Nontonlah beramai-ramai untuk mencegah baper dengan kisah romannya, manjakan mata dengan kualitas animasi realisme bak lukisan mahakarya, cari teman untuk baper barengan sambil menunggu versi live actionnya yang akan tayang segera.
5 Centimeters Per Second mulai
tayang 16 Januari di bioskop Indonesia.

Komentar
Posting Komentar