ONCE WE WERE US (2026) – ROMANCE DRAMA PENUH KENANGAN MENGHARU-BIRU
Industri film Korea Selatan memang sudah diakui dunia dengan keanekaragaman cerita dan kemajuan teknis produksinya walaupun secara umum masih tertinggal secara ukuran budget dengan Hollywood. Sisi lain yang menarik adalah filmmaker Korsel tidak segan juga membuat remake film dari negara asia lain. Setelah You Are The Apple of My Eye dari Taiwan, kini hadir Once We Were Us yang mengadaptasi fim Us And Them dari dataran Tiongkok.
Disutradarai Kim Do-young, Once
We Were Us yang bergenre romance drama dan menjadi film pertama yang meraih 1 juta penonton di tahun 2026 ini dibintangi oleh duet bintang
muda Koo Kyo-hwan dan Moon Ga-young. Once We Were Us tayang di
bioskop mulai Jumat, 13 Februari 2026.
SYNOPSYS
Eun-ho (Koo Kyo-hwan) dan
Jung-won (Moon Ga-young) pernah saling mencintai dengan penuh gairah
namun harus berpisah karena satu dan hal lain. Namun, pertemuan kembali secara
tak terduga setelah sepuluh tahun, mengungkap jejak pahit manis kenangan hubungan
mereka berdua.
Akankah mereka bersatu kembali?
Atau justru pertemuan semakin mengorek luka lama?
REVIEW
Seperti yang sudah kami sebut di
atas, Once We Were Us merupakan hasil adaptasi film Tiongkok pada
tahun 2018 berjudul Us And Them. Tapi, alih-alih sebuah remake, Once
We Were Us justru mencoba tampil berbeda dan mencoba berimprovisasi di
sana sini, meski masih dengan pakem inti cerita seperti pada versi originalnya.
Jika pada versi originalnya, plot
naskah lebih menitik beratkan pada ikatan emosi batin serta psikis kedua
karakter utama yang lebih mellow, bahkan cenderung ke sendu dan dingin seperti
latar ceritanya, sementara versi korea ini tampil lebih fun, ceria dan hanya di
beberapa momen tertentu tetap masih menonjolkan sisi emosionalnya.
Setelah babak pertama yang cukup
baik dalam meletakkan pondasi konflik dan memperkenalkan kedua karakternya. Penampilan
Koo Kyo Hwan (Peninsula, Escape From Mogadishu) dan Moon
Ga-young (series Law in The City, series Welcome To Waikiki) dalam
debut film panjangnya di babak kedua benar-benar luar biasa dengan chemistry
mengesankan dan penuh emosi.
Kualitas akting hebat dalam film ini didukung pula dengan treatment sinematografi hitam-putih, yang awalnya terasa agak canggung dan mengganggu, tetapi ternyata mengungkapkan makna yang jelas seiring berjalannya cerita. Apa yang awalnya tampak seperti alat untuk meningkatkan emosi dan perasaan penonton, pada akhirnya menjadi bahasa paling tepat dalam film Once We Were Us untuk mengekspresikan suasana hatinya.
Kim Do Young (Kim Ji-Young:
Born 1982) mengeksekusi treatment film dengan baik dan mengarahkan para
pemain secara lembut dan halus. Ia tidak menampilkan emosi yang meledak-ledak,
tetapi memperkuat emosi lewat tatapan mata, getaran bibir, air mata yang menetes pelan untuk menaikkan intensitas
adegan, sehingga penonton dapat merasakan emosi yang dirasakan karakter. Itulah
mengapa Once We Were Us ini meresap dengan lembut dan dalam, dan
mengajak penonton menangis haru secara perlahan mengiringi kisah cinta Eun-ho
dan Jeong-won.
FINAL VERDICT
Satu hari menjelang valentine
menjadi momen yang sangat tepat untuk menonton film Once We Were Us di
bioskop. Mengenang cinta, memelihara rindu saat berjarak, ikut serta dalam haru
biru drama romansa yang lembut dan menghangatkan hati dalam sebuah kisah cinta
masa lalu yang penuh kenangan indah, sekaligus mengingatkan bahwa cinta adalah yang
membuat kita selalu menjadi versi terbaik diri kita sendiri.
Once We Were Us tayang di bioskop Indonesia mulai Jumat, 13 Februari 2026.




Komentar
Posting Komentar