WHISTLE (2026) – HORROR SLASHER TEEN BRUTAL PENUH MISTERI
Hollywood sangat suka genre horor
slasher dengan remaja SMA di tahun ’90-an, judul-judul semacam Scream, I
Know What You Did Last Summer atau Urban Legend adalah beberapa
judul populer di antaranya. Kini sutradara film laris The Nun, Corin Hardy
hadir menciptakan sebuah UNIVERSE misteri baru dari peluit aztec yang
mengundang kematian lewat judul, Whistle.
Menandai comeback Dafnee Keen setelah
Logan, didukung juga Sophie Nelisse, Ali Skorbye, Sky Yang, Percy
Hines White, serta aktor senior, Nick Frost dan Michelle Fairley,
film Whistle siap menerormu lewat kematian-kematian brutal bin
sadis dan sulit diterka, layaknya Final Destination versi Gen-Z dalam bungkusan
misteri benda arkeologi terkutuk.
Whistle tayang mulai
11 Februari di bioskop Indonesia.
BLOW IT AND FACE YOUR DEATH!
Sebuah keributan terjadi di
sekolah yang melibatkan murid pindahan, Chrys (Dafnee Keen) yang menemukan
sebuah benda arkeolog misterius semacam peluit berbentuk tengkorak di lokernya Hal
ini mengakibatkan Chrys dan sepupunya Rel (Sky Yang) bersama geng Dean (Jhaleil
Swaby), pacarnya Grace (Ali Skorbye), serta Ellie (Sophie
Nelisse) pun kena hukuman detensi dan peluit tengkorak biang keributan disita
Pak Craven (Nick Frost) yang kemudian meniup peluit yang ia teliti
berasal dari Aztec dan bernilai mahal.
Rel yang iseng, diam-diam mencuri
kembali peluit tersebut dan memainkannya bersama teman-temannya yang terkena
hukuman. Tak disangka esoknya, Pak Craven ditemukan meninggal dunia dengan
penyebab kematian Kanker Paru Stadium IV. Tak hanya Pak Craven, salah satu teman
mereka yang meniup peluitnya pun mati mendadak. Merasa curiga dengan peristiwa
itu, Chrys & Ellie pun mencari tahu penyebabnya dan menyimpulkan bahwa
peluit itu lah biang masalahnya dan mereka harus menghentikan kutukannya
sebelum semua yang mendengar suara peluit mati dengan tragis.
THE WHISTLE AND GEN-Z
FRIENDSHIP MYSTERYS!
Di awal film Whistle kita
langsung dikenalkan pada sepasang sepupu Chrys dan Rel yang memiliki hubungan
kasual asyik dan menyenangkan, walaupun Chrys punya kepribadian tertutup dan dark.
Sesudahnya di sekolah kita dipertemukan dengan peluit terkutuk dan teman-teman
Rel yang dipimpin si kapten basket, Dean yang bermental pembully. Hubungan beda
geng yang bermusuhan ini anehnya malah kompak dihukum bareng dan mengerjakan
tugas essay bersama-sama.
Keanehan grouping characters tersebut memang memperlancar alur cerita dan teror kutukan peluit yang bermuara pada kematian-kematian brutal dan mengenaskan. Jawaban misteri yang diungkap di tengah film berkat riset yang dilakukan Chrys dan Ellie membuat elemen kematian-kematian di dalam film jadi yang paling ditunggu-tunggu. Sensasinya persis dengan film Final Destination yang banyak digemari penggemar horor.
Seberapa brutal film ini?
Sutradara Corin Hardy memastikan bahwa penonton akan dibuat ngeri, jijik, mual
dengan karakter yang paru-parunya diremas hingga hancur, tubuh berlipat-lipat, tubuh
yang dimutilasi perlahan dari tangan sampai ke seluruh tubuh, dll. Darah,
potongan tubuh, jeroan, bola mata, semua ditampilkan tanpa malu-malu. Ini
membuat Whistle jadi salah satu film horor tersadis sepanjang
pengamatan kami.
Selain kematian-kematian sadis
yang kreatif, karakterisasi jadi yang juga menonjol dalam film ini. Chrys jadi
remaja pindahan yang dark, gloomy dengan masa lalu kelam dan kesepian,
berbanding terbalik dengan sepupunya Rel yang ceria, geek dan optismistis,
terutama akan rasa cintanya yang tak berbalas pada Grace, pacar Dean. Hanya
karakter Ellie yang cenderung lempeng, namun memiliki informasi berguna sesuai
dengan apa yang karakternya derita.
Dafnee Keen (Logan) jadi karakter utama Chrys yang sayangnya punya karakter tak berkembang banyak sejak awal hingga akhir film. Keen yang tampil gothic dengan wajah dingin memang sangat pas menggambarkan anak dengan masa lalu kelam. Sementara Sky Yang jadi karakter paling kompleks ceria tapi paling bucin dan di perjalanan durasi film berubah jadi psikotik dan panikan.
Di luar kedua karakter ini ada
satu karakter pendeta ‘salah jalan’ yang dimainkan Percy Hines White sebagai
Noah Haggerty, karakter pendukung yang menjadi kejutan di dalam film. Sophie
Nelisse, Jalelil, Swahby, Ali Skorbye dan Nick Frost jadi tambahan karakter
pendukung yang tidak kalah kuat secara kualitas
KESIMPULAN AKHIR
Whistle adalah film horor slasher khas remaja yang punya misteri yang baik lengkap dengan benda kuno terkutuk serta memiliki keunggulan di eksekusi-eksekuri kematian yang terjadi dalam film. Brutal, sadis penuh darah, film Whistle cocok buat tontonan beramai-ramai yang menyenangkan.
Whistle dapat disaksikan mulai Rabu, 11 Februari 2026 di bioskop.
Our Rating: 3,5 stars





Komentar
Posting Komentar