THE MAGIC FARAWAY TREE (2026) – FANTASI KELUARGA HANGAT DARI ENID BLYTON
Nama Enid Blyton cukup
dekat bagi anak-anak Indonesia di generasi milenial dengan karya-karyanya yang
dekat dengan kehidupan anak-anak, baik bergenre petualangan (seri Lima Sekawan)
maupun fantasi. Dengan karya yang terjual lebih dari 600 juta buku di seluruh
dunia tak heran jika beberapa bukunya difilmkan. Salah satunya adalah The
Magic Faraway Tree.
The Magic Faraway Tree adalah
sebuah buku dari seri klasik The Faraway Tree yang ditulis Enid Blyton di tahun
1943. Kisahnya sendiri mengenai sebuah keluarga yang secara mendadak pindah
dari perkotaan ke sebuah desa kecil di pinggiran kota ditengah hutan dan
ladang. Dibintangi Andrew Garfield, Claire Foy, Nicola Coughlan, Billie
Gadsdon dan Rebecca Ferguson tayang di bioskop mulai besok, Jumat,
17 April 2026.
SINOPSIS
Sepasang suami istri, Tim (Andrew
Garfield) dan Poly (Claire Foy), serta ketiga anakanya, Beth (Delilah
Bennet-Cardy), Fran (Billie Gadsdon) dan Joe (Phoenix Laroche) Harus
pindah keluar kota ke desa karena suatu hal. Tentu sulit bagi ketiga anaknya
yang secara tak terduga harus meninggalkan kota besar dengan kemegahannya, lalu
tinggal di pedesaan dan terisolasi tanpa listrik.
Namun berbeda dengan Fran yang
pendiam. Suatu pagi ia mendapati surat dari seorang Peri bernama Silky, (Nicola
Coughlan) yang mengajaknya ke hutan untuk minum teh di dekat sebuah pohon
besar yang jauh dan magis. Fran tidak menyadari bahwa ia telah masuk ke dunia magis penuh keajaiban dan berkenalan
dengan sosok-sosok magis lain dalam sosok Saucepan Man, Moonface, Whatizmen.
ULASAN
The Magic Faraway Tree
adalah sebuah drama keluarga yang cukup hangat dengan visual yang memanjakan.
Bukan tentang dunia magis dan fantasi semata, film arahan Ben Gregor (Fatherhood)
ini juga menonjolkan bagaiman keluarga seharusnya. Dimana pertengkaran kecil bisa
diperbaiki dan permusuhan bisa diputarbalikkan dengan kasih sayang.
Lewat sisipan humor yang sesekali
membuat tertawa, baik dengan gestur maupun dialog dan komedi khas british. Film
berdurasi hampir dua jam ini sukses memberi kehangatan layaknya sebuah film
keluarga yang manis dan menghibur.
Lewat naskah yang ditulis penulis
kawakan Simon Farnaby (Wonka, Paddington in Peru). Kisah magis The
Magic Faraway Tree jadi makin spesial dengan kesederhanaan, tanpa perlu
special effect berlebihan dan fokus pada karakter dan dinamika hubungan antar
keluarga yang bertengkar karena panen gagal dan mantra berlandaskan emosi yang
mengacaukan segalanya.
Billie Gadsdon (Cruella, Here) tampil mencuri perhatian sebagai Fran yang pendiam dan penuh keinginan untuk bertualang, ditemani penampilan menonjol dari Nicola Coughlan (series Bridgerton) yang tampil ceriwis dan menggemaskan sebagai sang Peri Silky. Sementara Delilah Bennet-Cardy jadi sosok yang paling berkembang karakternya. Sebagai kakak pertama, Beth kerap emosional dan kedewasaan dirinya yang membuat perkembangan karakternya jadi yang paling menarik
Diluar itu, karakter orang tua yang dimainkan Andrew Garfield (Hacksaw Ridge, The amazing Spider-Man) dan Claire Foy (First Man, The Crown) memang tidak banyak muncul, tapi konflik keduanya yang ingin sukses dengan kebun mereka sukses memberikan pondasi konflik film ini. Berbeda dengan Rebecca Ferguson (Mission Impossible Rogue Nation, The Greatest Showman) yang tampil menyeruak sebagai antagonis yang memberi hukuman pada pelanggar di Faraway Tree bernama Madame Snap.
KESIMPULAN AKHIR
Bagi para penggemar kisah dongeng
atau drama fantasi, film The Magic Faraway Tree adalah film yang cocok
buat keluarga lewat kesederhanaan kisah, visual yang memanjakan mata dan
pesan-pesan baik dalam berkeluarga yang tampil di dalamnya.
The Magic Faraway Tree tayang mulai Jumat, 17
April di bioskop.
⭐⭐⭐




Komentar
Posting Komentar