THE STRANGERS: CHAPTER 2 (2025) – SLASHER BERGAYA KLASIK YANG KHAS NGERI DAN SADISNYA
Horor slasher jadi sebuah genre klasik di Hollywood dengan ciri khas karakter pembunuh berantai bertopeng meneror korbannya satu per satu. Bermacam ciri lainnya pun mudah dikenali mulai dari korbannya remaja, teror di satu kota, hingga umumnya menyisakan satu korban perempuan berjuluk The Final Girl di klimaks filmnya.
The Strangers: Chapter 2
jadi salah satu bagian franchise horor slasher baru yang dikembangkan sejak
tahun 2008. Lanjutan kisah dari The Strangers: Chapter 1 ini kembali
dibintangi Madelaine Petsch dan disutradarai Renny Harlin.
The Strangers: Chapter 2 tayang segera
di bioskop Indonesia.
SINOPSIS
Maya (Madelaine Petsch) dilarikan ke rumah sakit usai selamat dalam insiden teror tiga psikopat bertopeng yang memburunya. Maya pikir semua sudah berakhir, namun ternyata semua itu hanyalah permulaan. Yup! Maya harus kembali menyelamatkan dirinya dari teror psikopat bertopeng lain yang malah semakin berambisi menghabisi nyawanya.
ULASAN
Masih tak jauh berbeda dari film
pertama, hampir semua adegan dalam The Strangers: Chapter 2 didominasi
sekuens kucing-kucingan pelaku dengan korban dengan sempilan jumpscares demi
memacu adrenalin penonton. Film ini juga tak lupa menampilkan sedikit sisi gore-nya.
Renny Harlin (Deep Blue Sea, The Long Kiss Goodnight) dengan
pengalamannya sebagai sutradara action dan film The Strangers: Chapter 1
cukup apik membangun tensi dengan menyebar ketegangan di sepanjang 98 menit
durasinya dengan teror di berbagai lokasi seperti rumah sakit, hutan, dan
lain-lain.
Dari sisi akting, pengalaman Madelaine Petsch (Riverdale, Sightless) dari The Strangers: Chapter 1 dia bawa di film ini dengan pembawaan karakternya yang menjengkelkan di beberapa momen, namun terkadang membuat penonton ingin mendukungnya agar selamat dari kejaran para pembunuh. Petsch memang sulit menghilangkan aura antagonis yang ia bawa sejak series Riverdale yang mengangkat namanya.
Dari sisi teknis film ini terasa
mampu memanfaatkan bujet minimnya dengan memberikan ketegangan yang intens
sejak menit pertama. Lupakan saja motif para pembunuh bertopeng dan nikmati
kejar-kejaran macam kucing vs tikus yang dibumbui kengerian lewat tusukan pisau
tajam, cipratan darah dan berbagai adegan sadis lainnya.
Selamatkah kali ini sang final girl? Atau film kembali berlanjut dan mengupas motif dari para pembunuh? Kalian harus saksikan The Strangers: Chapter 2 untuk mengetahui jawabannya.
KESIMPULAN AKHIR
The Strangers: Chapter 2
adalah film horor slasher bertipr popcorn movie yang cukup enjoyable bagi
penggemar horor penuh teror. Dengan intensitas tinggi dalam durasinya yang
tidak begitu panjang membuat film berjalan dengan cepat dan padat. Naikkan
endorfin dalam teror bertensi tinggi dalam The Strangers: Chapter 2
The Strangers: Chapter 2 tayang
segera di bioskop Indonesia.

.png)


Komentar
Posting Komentar