Langsung ke konten utama

THE BIG SICK (2017)

Dir: Michael Showalter
Screenplay: Emily V. Gordon, Kumail Nanjiani
Cast: Kumail Nanjiani, Zoe Kazan, Holly Hunter, Ray Romano
Genre: Drama, Comedy, Romance

Kumail Nanjiani yang kini mempunyai nama besar di Hollywood lewat serial Silicon Valley ternyata mempunyai kisah cinta yang luar biasa heart warming. Film ini berdasarkan kehidupan Kumail dengan Emily, dimulai saat pertama kali mereka bertemu sampai kepada the titular event, The Big Sick.

Sebagai seorang stand up komedian yang tengah mencoba menapak karir di kota Chicago sambil nyambi sebagai supir uber, Kumail menghadapi cobaan berat manakala keluarganya yang muslim taat dan amat menghormati tradisi Pakistan terus menjodohkannya dengan gadis-gadis Pakistan.   Semua perjodohan dijalani Kumail sambil berpura-pura menjadi muslim yang taat dan warga Pakistan yang menjalankan tradisi. 



Sampai pada suatu saat Emily datang ke show Kumail. Mereka bertemu dan saling jatuh cinta dan Hidup Kumail tak sama lagi. Apalagi belakangan Emily jatuh sakit saat hubungan mereka tengah renggang, buah akibat berbagai kebohongan Kumail untuk menutupi pendapat keluarganya akan sosok Emily.


Sejak rilis pada juni lalu di Amerika (sebelumnya main di beberapa festival film), The Big Sick sudah mencuri perhatian para kritikus film. Utamanya soal kedalaman cerita yang tidak hanya menceritakan soal a boy gets the girl semata, tapi di dalamnya terdapat banyak studi sosial, seperti tradisi, agama, kebhinekaan, keluarga, persahabatan serta kemanusiaan. Semua tersampaikan dalam film sederhana yang membumi ini.

Setelah saya menonton buah tulisan Emily dan Kumail ini, saya sepakat dengan pendapat tersebut. Banyak momen-momen manis yang tercipta dalam film ini. Dari romansa Kumail & Emily, hubungan Kumail dengan keluarganya, Kumail dengan orang tua Emily, serta dengan sahabat-sahabatnya sesama komedian.

Film ini bukan tipe komedi yang akan membuatmu tertawa tebahak-bahak, namun tertawa dengan hati yang hangat sekaligus bisa membantumu merefleksikan hidup dan hubungan sosialmu dengan pasangan, keluarga dan teman-temanmu.

A big sick is a hell of a big win.

Rate: 5/5


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Flight 7500

Dir. Takashi Shimizu Genre: Horror, Mystery Dibesut oleh sutradara dari Ju On, film horor legendaris Jepang bikin ekspektasi agak tinggi menyambut film ini. Benar saja level jump scare atau adegan nakut-nakutinnya cukup serem dan ngagetin, tapi cuma sebatas itu. Ceritanya tentang perjalanan Penerbangan 7500 menuju Tokyo yg mengalami berbagai kejadian aneh yg bermula dari kematian mendadak salah seorang penumpangnya. Dari situ berbagai karakter penumpang pesawat mulai mengalami berbagai kejadian mengerikan. Secara cerita film ini amat sangat standar, cenderung stagnan di tengah, kayak bingung mau diapain dan endingnya malah kayak gitu. Bikin eneg. Rate: 2 out of 5 stars

A: AKU, BENCI & CINTA (2017)

Dir: Rizki Balki
Scriptwriter: Alim Sudio
Cast: Jefri Nichol, Indah Permatasari, Brandon Salim, Syifa Hadju, TJ, Amanda Rawles Genre: Teen Romance Comedy, Drama



Tahun 2017 ini merupakan kebangkitan film indonesia di genre romance.. setelah Dear Nathan dan Sweet 20 yang mampu tampil bagus dan memikat penonton, kini ada A: Aku, Benci & Cinta (selanjutnya disebut fim ABC) yang juga tampil baik.
Memakai formula film-film komedi romantis ala thailand, yang banyak menyisipi komedi yang absurd nan kocak dalam tiap film romantisnya. Film ABC ini berhasil memadukan formula tersebut. Alkisah, 3 sahabat Alvaro (Jefri Nnichol), Alex (Brandon Salim) dan Athala (Amanda Rawles) yang tengah menghadapi persoalan cinta segitiga mengalami musibah saat Athala mengalami kecelakaan dan koma selama setahun lebih. Alex dan Alvaro bergantian menjaga Athala setiap hari di rumah sakit.


Sementara di sekolah, Alvaro yang seorang ketua osis dan playboy di sekolah selalu terlibat konflik dengan Anggia (Indah Perma…

SUNDUL GAN: THE STORY OF KASKUS (2016)

Dir: Naya Anindita
Cast: Dion Wiyoko, Albert Halim, Pamela Bowie, Melissa Karim, Baim Wong, Ronny P. Tjandra
Genre: Drama, Biografi






Sebagai salah satu Kaskuser yang mendapatkan banyak manfaat dari forum ini sebenarnya bisa jadi bias sih ulasan ini. Tapi sebisa mungkin saya objektif melihat dari sisi sinematis dan mengabaikan status sebagai salah satu kaskuser pengagum Mimin.
Film ini dibuka dengan perkenalan kedua karakter utama kita, Andrew Darwis (Albert Halim), sang Mimin (istilah admin pendiri Kaskus), seorang jenius pendiri dari Kaskus, sebuah forum internet terbesar di Indonesia dan Ken Dean Lawadinata (Dion Wiyoko), sang sepupu yang sangat bersemangat di saat mereka berdua sedang kuliah di Seattle, Amerika Serikat. Dimulai dengan dinamis dan penuh warna serta banyak menggunakan grafis yang cukup keren namun sayang awal film ini tampil berantakan dalam penyajiannya. Sesi introduksi karakter utama di 15 menit awal ini berjalan kurang mulus. Dari apa yang nampak di layar, seperti …